twitter








AGEN DOMINO
Hai sobat panggil saja aku nairul, disini aku ingin menceritakan pengalaman pertamaku dikamar pengantin bersama sang suami tercinta.
biar ceritanya benar-benar seru dan menarik, aku harap kalian membaca ceritaku ini sampai habis dari awal sampai akhir,  jangann loncat-loncat, apa lagi cuma baca yang hot-hotnya saja.

Bila sudah selesai membaca ,kalian boleh berbagi ceritaku ini ke teman-teman kalian atau bisa juga ke suami atau istri kalian biar tambah banyak yang tahu cerita malam pertamaku dikamar pengantin bersama suami tercintaku.



AGEN POKER
Setelah sekian lama kami menjalin hubungan tanpa status yang resmi dari kantor urusan agama ,akhirnya pagi tadi sekitar pukul 09.00 disaksikan orang tua, 2 saksi resmi, dan ratusan orang dari pihak pengantin pria maupun wanita, kami telah resmi menjadi suami istri yang telah sah, resmi, dan bebas untuk melakukan hubungan seks kapan saja dimana saja baik siang,malam, didapue, dikamar mandi,sambil masak, sambil nonton TV, pokoknya kata pak penghulu tadi bilangnya bebas sebebasnya asal sesuai aturan agama yang kami anut.



Tiba saatnya kami memasuki malam pertama dikamar pengantin  tepatnya pukul 23.00 dimana acara resepsi pernikahan telah usai, para tamu tidak ada lagi yang datang,dan orang-orang dirumah juga tampaknya tinggal beberapa orang saja yang masih terjaga menunggu peralatan resepsi, adapun kebanyakan sudah tidur pulas karena sudah kecapean,melayani tamu demi tamu yang datang tak henti silih berganti baik tamu dari pengantin pria, pengantin wanita, maupun tamu dari orang tua kami.

Setelah mengunci rapat pintu kamar, suamiku berkata setengah berbisik ''sayang ini malam pertama kita sebagai suami istri.
tebak apa yang akan kita perbuat pertama kali dimalam pengantin ini,,mendengar pertanyaan suamiku tersebut aku hanya tertunduk malu sambil mengeleng-gelengkan kepala isyarat menjawab tidak tahu.
padahal sebenernya dalam hatiku banyak sekali yang ingin kuungkapkan, namun karena aku malu jadi hanya bisa terdiam tanpa sanggup berkata-kata yang sangat bahagia.

Sesekali kulihat wajah suamiku yang tak henti menatap wajahku sambil tersenyum hingga akhirnya dia menggunakan telunjuknya untuk menganggat daguku agak tak terus tertunduk.
masih dengan perasaan malu, akupun menegakkan wajahku hingga menatap lurus ke wajah suamiku, kulihat suamiku  kembali tersenyum yang reflek kubalas senyuman suamiku itu dengan senyuman malu dan bahagia.

BANDARQ
sayang kan sekarang sudah menjadi suami meimei, tak perlu malu seperti itu lagi dong, kita sudah menikah untuk berdua-duaan dikamar seperti ini, jangan takut digrebek pak RT kaya semacam kita tunangan dulu,,'' canda suamiku coba mencairkan suasana. aku hanya mengganguk sambil sedikit tertawa namun tetap menunjukan rasa malu kepada suamiku...


0 komentar:

Posting Komentar