Memberikan hukuman kepada siswa terkadang memang diperlukan seorang guru , namun hukuman yang diberikan haruslah mendidik dan tidak dilakukan dengan kekerasan.
Namun seorang siswa SD di medan, sumatra utara ( sumut), berisial DG harus mengadu ke polisi lantaran hukuman yang siberikan gurunya di anggap sangat tidak wajar, DG yang datang didampingi ibunya, (35) mengaku telah ditusuk punggung tangan kanannya dengan pulpen oleh gurunya.
DG yang diketahui duduk di kelas VI di salah satu sekolah di medan ini, mengaku punggung tangan kanannya telah ditusuk dengan pulpen oleh gurunya yang bernisial F, tangan ditusuk pulpen sama bu guru, ucap DG saat ditemui di mapolresta medan,.
Sang ibu mengetahui kejadian itu ketika anaknya mengadu terhadap dirinya usai pulang sekolah pada sore hari,dimana ketika ia tak menuruti permintaan sang guru ia dihukum dengan ditusuk tanggannya.
Anak saya diminya membaca (Alquran), namun diam , kemudian anak saya bilang ditusuk tangannya pakai pulpen lalu ngeluh sakit,
Dalam kesempatan itu ,DG terlihat dalam keadaan yang baik , sementara , di tangan kanannya tampak luka bekas tusukan ujung pulpen.








