Bukan perkara mudah lho jika ditinggal orang yang kita cintai,apalagi, jika perpisahan itu karena ajal menjemput pasangan kita, perasaan inilah yang dirasakan cewek yang bernama elga murtika ini.
Elga harus rela kehilangan kekasihnya ranngga citra prayoga yang meninggal dikarenakan sakit ,mereka sudah tiga tahun menjalanin kasih bersama , tidak menyangka semua aka terjadi seperti ini.
Awalnya yoga begijtu elga biasa menyapa kekasihnya itu-didiagnosa menderita infeksi tulang dan radan sendi, belakangan diketahui yoga mengidap TBC tulang, yoga juga sempat terkena demam berdarah dengue (DBD), sama sekali gak disangka , karena yoga udah benar-benar kelihatan sehat dan emang mau pulang, tapi sempat drop, saya tau kalau dia akan pergi selamanya.
Selama tida bulan yoga harus merasakan sakit, dia beberapa kali harus masuk rumah sakit ,terakhir dia dirawat di RS jakarta, namun, penyakit yang dideritanya begitu cepat menjalar meskipun dia sudah empat kali menjalankan operasi, penyakitnya benar-benar cepat banget.
kelihatnya dia sehat-sehat saja , cuma dia sempat kena DBD, setelah itu dia tidak bisa jalan lagi.
Setelah sekian lama merasakan sakit, akhirnya yoga mengembuskan nafas terakhirnya, elga yang sedang dalam perjalanan menuju rumah skait bersama kakaknya yofa , syok begitu dikabarkan sang kekasih telah pergi meninggalkannya untuk selamanya dan tidak akan kembali ke dunia .
Dia pun menangis meraung-raung karena tak menyangka yoga akan pergi secepat itu, ''kakaknya dapat telepon pas saya lagi dijalan, tiba-tiba kakaknya nangis , pikiran saya sudah kacau, lalu kakanya bilang yoga sudah meninggalkan kita semua, disitu saya menangis dan pingsan orang yang saya sayangi telah pergi meninggalkan saya.
Jenazah yoga kemudian disemayangkan di rumah neneknya di daerah kepok, jawa barat, dengan setia elga selalu berada disamping jenazah yoga, dia tak dapat menahan isak tangisannya, elga terus menangis di samping jenazah kekasih yang dia sayangi.
Elga merasa menyesal karena tidak berada di samping yoga saat detik-detik terakhir kepergian kekasihnya itu, namun elga sudah berusaha keras dengan mendampingi yoga selama sampai sekarang dia meninggalkanku , selama tiga bulan saya benar-benar intesif ngejaga dia , dia susah makan tapi saya udah kaya ibunya banget.
Yoga dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di TPU kukusan , ironisnya ,tanggal 30 adalah tanggal jadian mereka, anniversary yang dirayakan di tengah duka, ''selama di makam sya nangis terus, sebelum dikafanin saya bisikin yoga, ucapin unniversary, padahal kita udah punya planning banyak tapi dia pergi begitu cepat.
Dimata elga, yoga adalah sosok yang baik, elga juga merasa spesial, sebab, dibanding pacar yoga sebelumnya, hanya elga yang bisa dekat dengan keluarga yoga, tak heran jika keluarga yoga saat ini menganggap elga sebagai pengganti yoga.
Saya hampir tiap hari main kerumahnya, tiduran di kamar yoga,kayak rumah sendiri aja, keluarganya juga sudah anggap saya seperti anak kandung mereka sendiri, elga adalah yoga, kalau keluarganya lihat saya seperti itu, merka kaya melihat mendiang anaknya yoga.
Meski hampir gila karena ditinggal kekasihnya, kini elga sudah mencoba ikhlas meski sesekali masih suka menangis mengingat snag pujaan hatinya yang dulu, yoga udah sembuh disana , dia udah bahagia juga , saya harus bisa ikhlas walaupun sangt menyakitkan bagi saya.








